Bisnis.com, JAKARTA - Warren Buffett dan Bill Gates menjadi dua miliarder papan atas yang memperoleh keuntungan pada 2025, saat pasar global sedang merosot.
Mengutip Bloomberg, veteran pasar saham Warren Buffett dan miliarder teknologi Bill Gates adalah dua orang di antara 100 atau bahkan 500 orang terkaya yang menghasilkan uang tahun ini.
Kemerosotan di pasar global, khususnya AS, membawa semua miliarder lainnya, dari Jeff Bezos hingga Elon Musk dan Mark Zuckerburg, mengalami penurunan kekayaan yang signifikan.
Kekayaan Warren Buffett meningkat sebesar US$23 miliar pada 2025 hingga mencapai sekitar US$165 miliar. Lonjakan yang kuat ini bersama dengan penurunan lainnya melambungkan taipan pasar tersebut ke dalam daftar lima orang terkaya teratas, menurut Bloomberg Billionaires Index.
Lonjakan kekayaan Buffett berkaitan erat dengan kenaikan saham Berkshire Hathaway, yang melonjak sebanyak 18% tahun ini. Ini terjadi ketika indeks Nasdaq anjlok 5%. Reli saham tahun ini didorong oleh laba konglomerat yang kuat dan peningkatan operasi asuransi.
Berkshire Hathaway saat ini memegang rekor uang tunai sebesar US$325 miliar setelah melepas saham Apple dan Bank of America senilai miliaran dolar tahun lalu.
Baca Juga
Peti uang tunai ini lebih besar dari gabungan cadangan raksasa teknologi Apple, Microsoft, Alphabet, Amazon, dan Nvidia Corp.
Selain Buffett, hanya ada Bill Gates, dengan peningkatan kekayaan bersih sebesar US$3 miliar tahun ini, berada di posisi kedua setelah Warren Buffett di antara orang-orang yang kekayaannya meningkat.
Namun, pendiri Microsoft, yang pernah menjadi orang terkaya di dunia, merosot ke posisi keenam dalam daftar miliarder dengan kekayaan US$155 miliar.
Sebelumnya, kebijaksanaan konvensional menyatakan bahwa hubungan persahabatan Elon Musk dengan Presiden AS Donald Trump akan menguntungkannya. Namun, sebaliknya, kekayaan bersih Musk terpukul besar dengan anjlok lebih dari US$100 miliar tahun ini.
Penurunan ini merupakan yang terburuk di antara semua miliarder yang dihimpun oleh Bloomberg.